Kena Tilang Part 1

Kena Tilang Part 1

Kena Tilang Part 1

Hari ini aku mau cerita tentang pengalaman aku, kalo ga lupa-lupa ingat itu malem selasa tepatnya tanggal 30 Desember 2013. Gila banget kan masa menjelang tahun baru malah kena tilang. Siapa coba yang gila? Jangan bilang penulisnya ya, soalnya kan aku yakin kamu juga asti ngerasa hal yang sama kaya aku saat kena tilang. Mana aku ga pake helm, belum punya SIM, ya abis gimana mau punya SIM coba? Pacar aja aku belum punya ya apa lagi SIM (Surat Izin Menikah) hehehe
Awalnya itu gini Guys, aku itu diundang sama anak-anak Banyumas yang sama-sama kul di Univ yang sama, ya karena tempatnya deket jadi aku pikir ga papa lah lagipula juga udah male jam 21.00, rese banget kan itu polisi. Aku mikirnya apa mereka pada ga punya istri ya, malem-malem istrinya pada dianggurin hehehe :D
Terimakasih Ibu

Terimakasih Ibu

Terimakasih Ibu

Ini cerita saat aku SMA dulu, waktu itu acara Up greading OSIS, terus ada kegiatan malamnya yang namanya renungan. Kegiatan yang kali pertama buat aku. Swer deh yang pertama ini nyentuh banget kata-katanya. Sebenernya si aku kasian kalau-kalau ada temenku yang emang bener-bener ibunya udah tiada, kan bakalan sedih banget tuh, aku ajah yang Alhamdulillah masih dikaruniai ibu bener-bener ngeh banget. Ok deh langsung aja kecerita yang mau aku ceritain ke agan-agan semua
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkannya dia bertanya kepada Tuhan,
“Para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah,”
Kisah Sedih

Kisah Sedih

Kisah Sedih Seorang Anak Bernama RARA KECIL

“Praaang!” suara itu terdengar ke seluruh rumah. Tampak seorang gadis berusia 11 tahun sedang gugup terdiam ketakutan atas apa yang tlah ia perbuat.
“Rara pasti ini kerjaan kamu lagi?!? Sudah berapa kali mama bilang jangan main di dalam rumah!!! Lihat itu kerjaan kamu! Sudah vas bunga yang ke berapa kali yang kamu pecahkan ini?!? “gertak seorang ibu yang tak tahan dengan kelakuan anaknya.
“Mama tidak mau tahu pokoknya kamu harus bersihkan sekarang juga!” Sambung ibunya kembali.
“enggak, enggak mau!! Lalu ia pun lari dari hadapan ibunya dan menuju ke dalam kamar.
“eh eh Rara! Melawan kamu yah!?! Ucap ibunya kewalahan. Di kamar setelah mengunci kamar tanpa ada perasaan bersalah ia langsung bermain boneka. “boneka kenapa yah mamaku galak sekali sama aku, tiap hari kerjaannya maraah terus!” gumamnya pada boneka tersebut. Dan boneka itu hanya terdiam tak berkutik. Rara adalah gadis yang nakal dan tidak pernah mau diatur dirumah maupun disekolah, tidak heran jika ia banyak dimusuhi oleh teman-temannya dan sering kena marah ibunya akibatnya ulahnya disekolah sehingga ibunya kerap sekali bolak-balik sekolah karena dipanggil oleh bapak kepala sekolah akibat ulahnya yang sudah tidak dapat ditelorir lagi, akan tetapi tidak pernah terbesit dihatinya untuk berubah menjadi anak yang baik, entah ada apa dengan dirinya. Sampai ibunya sendiripun heran atas kelakuan anaknya.
Ibu, Kau Segalanya

Ibu, Kau Segalanya

Ibu, Kau Segalanya

Sahabat kami pernah bercerita pada suatu waktu, sebut saja namanya Laras, mengenai pengalamannya bersama sang ibu. Bisa dikatakan, Laras memiliki hubungan yang tidak terlalu dekat dengan ibunya. Laras memiliki keluarga yang utuh, sejak kecil selalu tinggal bersama, tetapi dia sering mengatakan bahwa hubungannya dengan sang ibu tidak terlalu dekat.

Hingga tiba saatnya Laras telah selesai menempuh program pertukaran mahasiswa di Amerika Serikat selama tiga bulan. Sahabat kami ini tinggal di salah satu keluarga asing yang telah ditetapkan kampusnya (biasanya beberapa keluarga di Amerika Serikat bersedia menerima mahasiswa dari negara asing sebagai bagian dari keluarga mereka secara cuma-cuma).